nGangur

waDUh ake beTe bGt decH pSg g' maSuk* kaYAk oRg G' d aNGep aLias d remehin

raSanya mW nanGis niCH :,( mw cari pSG kyaKnya wakTunya daH mepet 

kuRang 4 buLan daH maSuk sKul 

aH...... q coBa belaJar ndRi ja 

menuRut q pSg g dPt iLmu mlAh dPet kerJaan 

weS,,,, cpek q

pRent doain y qT smWa nanTi  LULus,Amin

Pulang Kampung maKin o'On

niCh die kesibukan aye
g' perNah OL kyak org gaptek gtoe
bodo banget dech.......waha....ha....

pulkam c sneng* aja tapi yG g"nguatin g ada x warNet dket rmH gW

naSib*- naSib taPi mb gimn lg tuCh jg humZ gW yg perLU d banga'in

any way bebek coDet nyemplung kobokan
kegiatan gua seabrek dech kLo pulkam

mulai d marahi eMAk n eMBah guA amPe cuci* piring yg g da sTOP x
huh..... cPek c tP gua hepi gtOE bS bngun aGak sIangan wkwkwk......

akhirnya lusa gua hRuk coMe back k rantau lagi
cE'iLe......... emh

Ketika Cinta Bertasbih

MALANG--Film Ketika Cinta Bertasbih yang akan putar serentak di seluruh biskop Indonesia dan delapan negara pada 11 Juni mendatang siap memukau pecinta film di Kota Malang.

"Alur cerita yang romantis dengan latar belakang kehidupan Islami diharapkan sukses meraup penonton apalagi di Padang yang kultur masyarakatnya Islami," kata Head of Public Relation Sinemart Abdul Aziz, saat konfrensi pers peluncuran film Ketika Cinta Bertasbih, di Plaza Andalas, Padang, Minggu (31/05/2009).

Hadir dalam konpers tersebut, kelima pemeran utama Ketika Cinta Bertasbih yakni Kholidi Asadil Alam (pemeran Khairul Azzam), Oki Setiana Dewi (Anna Althafunnisa), Meyda Sefira (Ayatul Husna), Alice Norin (Eliana) dan Andi Asril (Furqon).

Film yang diangkat dari novel berjudul sama karya Habiburrahman El Shirazy yang juga penulis novel Ayat-ayat Cinta, diproduksi Sinemart dengan disutradarai Chaerul Umam.

Cerita berlatar belakang Kairo, Mesir dan daerah Solo serta Magelang, Jawa Tengah ini menghabiskan dana Rp12 miliar dengan lama produksi 27 bulan.

"Selain Indonesia, film ini juga akan diputar di Malaysia, Brunei, Singapura, Hongkong, Taiwan, Mesir dan Australia," kata Abdul Aziz.

Kendala yang paling sulit selama proses syuting menurut Aziz adalah sulitnya mengurus izin syuting di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. "Film ini merupakan film pertama yang mengambil lokasi syuting di Universitas Al Azhar," ucap Aziz.

Sementara Oki, pemeran Anna mengaku bahasa menjadi kendala selama syuting di Mesir karena para pemain tidak cukup fasih berbahasa Arab. "Untung saja ada translater selama disana," kata Oki.

Alice Norin, bintang sinetron yang memerankan Eliana mengaku perbedaan cuaca yang menjadi kendala baginya saat syuting di Mesir karena saat itu sedang masuk musim dingin.

Sedang Kholidi mengaku banyak perubahan yang dialaminya usai memerankan tokoh Azzam terutama wawasan agama yang semakin bertambah. "Saya amat bersyukur jika film ini sukses," kata Kholidi.

iN KampungKOw


Assalamualaikum Wr Wb

Saya ucapkan puja puji syukur atas kehadirat ALLOH SWT yang mana telah melimpahkan rahmad serta hidayahnya. Alhamdulilah pada pagi ini aku bisa ngeblog pertama kalinya.

pagi ini gw mw bwat blog nya tempat lahir gw Sumberpucung. seneng bgt bisa ngeliat indahnya alam kampung q tapi masih banyak yang belon d expose alias lom d kenal orang banyak. oleh sebab itu. This morning gw bakal kupas habis daerah kesayangan gw. terutama ni die Karangkates. Di situ indah banget tempatnya mulai dari tempat rekreasi n bwat pacaran heee..heeee...
pokonya seru dech. G nyesel klo k situ. o... ya akhir-akhir ini d situ d buka kolam renang yang
Karaangkates


lumayan gedhen menarik pula. makanya klo lewat jangan segan-segan mampir ke karangkates. Dijamin puas dech. Apalagi tiket masuknya murah kok n tempatnya juga Ok. Klo mau mampir juga ke rumah ku wheeee...heeee....